Saat menjalankan sebuah bisnis toko online tentunya kita berharap agar bisnis yang sedang kita kelola tersebut berjalan dengan lancar, ada progres yang terus naik dan pendapatan perusahaan semakin meningkat. Harapan tersebut tentunya harus dibarengi dengan perencanaan yang baik dan tindakan yang nyata. Bila kita hanya membuka bisnis toko online tapi tidak pernah melakukan perubahan maka bisnis kita hanya akan berjalan stagnan. Oleh karena itu ide ide kreatif tidak hanya dibutuhkan saat pertama kali ingin membangun konsep toko online tetapi juga saat toko online tersebut sudah berjalan.

Cepat puas tidak hanya membuat usaha kita sulit berkembang tetapi juga bisa berakhir dengan  penurunan minat pelanggan untuk membeli produk kita. Bila kita cepat puas dengan keadaan yang ada meskipun toko online kita laris namun bila tidak ada perubahan atau inovasi maka lambat laun toko online kita akan ditinggalkan oleh pelanggan. Kenapa? Karena setiap orang pasti akan mengalami suatu titik kejenuhan atau bosan. Saat mereka sampai pada titik jenuh, mereka akan mencari sesuatu yang baru. Nah saat toko online yang lain menawarkan produk barunya, maka itu adalah tanda dimana kita harus memeras otak untuk menghasilkan sesuatu yang  baru juga atau bila tidak maka kita akan ditinggalkan oleh pelanggan.

Dalam artikel ini kita akan membahas bagaimana agar  produk yang kita tawarkan tetap laris di pasaran bahkan semakin laris dari sebelumnya. Tips ini dibuat khusus untuk mereka yang sudah memiliki toko online, kalau belum punya ya bikin dulu aja. Tips jitunya adalah sebagai berikut:

  1. Tingkatkan pelayanan

Dengan meningkatkan pelayanan, pelanggan akan merasa betah dan nyaman berbelanja di toko online kita. Sehingga dengan kenyamanan ini, kemungkinan pelanggan akan datang lagi dan lagi untuk berkunjung semakin besar. Selain mempertahankan pelanggan, dengan meningkatkan pelayanan juga akan mendatang pelanggan baru untuk kita. Dengan kata lain seperti peribahasa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

  1. Menambah jaringan atau relasi

Dengan terus menerus menambah jaringan atau relasi, maka bisnis kita akan semakin dikenal dalam ruang lingkup yang semakin luas. Bila produk kita semakin dikenal maka peluang produk kita untuk semakin laris dipasaran juga semakin tinggi. Kenapa? Karena akan semakin banyak orang yang tahu akan keberadaan toko online kita. Hal ini juga sebagai sarana promosi yang efektif. Selain itu, dengan memiliki relasi yang luas maka kesempatan kita untuk mendapatkan investor dan mitra binsis juga semakin besar.

  1. Update produk terbaru

Suatu produk tidak akan selamnya laris dipasaran untuk itu kita perlu melakukan update produk terbaru. Hal ini penting karena tren produk di dunia online selalu berubah sehingga produk yang dulunya laris bisa jadi besok tidak laris. Kita harus bisa melihat peluang dengan melakukan riset pasar. Selain itu kita juga bisa menurunkan atau mengganti produk yang mulai tidak laku dengan produk yang baru.

  1. Evaluasi

Wikipedia menjelaskan bahawa Evaluasi adalah proses penilaian. Dalam perusahaan, evaluasi dapat diartikan sebagai proses pengukuran akan efektifitas strategi yang digunakan dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran tersebut akan digunakan sebagai analisis situasi program berikutnya. Jadi dengan melakukan evaluasi kita bisa mengatahui apakah bisnis kita bangun ini sudah sesuai atau belum rencana yang sudah kita buat sebelumnya. Selain itu dari hasil evaluasi ini,itu bisa menjadi acuan kita untuk merencanakan progam selanjutnya.

  1. Inovasi

Menurut Everett M. Rogers (1983) inovasi berarti uatu ide, gagasan, praktek atau objek/benda yang disadari dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau kelompok untuk diadopsi. Sedangkan arti inovasi menurut Stephen Robbins (1994) adalah inovasi sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk memprakarsai atau memperbaiki suatu produk atau proses dan jasa. Tujuan kita sebagai pemiliki toko online untuk melakukan inovasi produk yaitu untuk mempertahankan eksistensi perusahaan karena produk yang telah ada rentan terhadap perubahan, kebutuhan dan selera konsumen, teknologi, siklus hidup produk yang lebih singkat, serta meningkatnya persaingan domestik dan luar negeri.