Peluang-Usaha-MenengahMemasuki abad modern, fenomena bisnis online tidak pernah berhenti merebak ke pengusaha-pengusaha di Indonesia. Hal ini terjadi sebagai implikasi dari kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat khususnya internet. Mereka memanfaatkannya sebagai ajang bersaing dalam kompetisi pasar yang semakin ketat. Peluang yang menggiurkan telah menghipnotis mereka untuk segera banting stir dari bisnis konvensional menuju bisnis dunia maya. Memang apa yang terjadi pada dunia maya, sungguh mengejutkan, tidak hanya berimbas dari perkembangan informasi dan komunikasi tapi juga merasuk ke lini ekonomi juga bidang-bidang yang lain. Bahkan sebagian dari mereka  ada yang sudah meraih hasil yang memuaskan dengan pencapaian yang gemilang, bila dibandingkan dengan saat mereka masih menggunakan bisnis model lama. Berdasarkan survai yang dilakukan salah satu pakar IT, jumlah pengguna yang terjun dalam bisnis online peningkatannya bisa mencapai 46% lebih cepat dibandingkan yang belum menggunakan bisnis online.

Statistik pengguna internet dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data survei dari google, dari tahun 1994 sampai tahun 2011, jumlah pengguna internet di Eropa meningkat dengan presentase 42,16%, sedangkan Amerika presentasenya 78,68% dan Asia rata-rata sekitar 30%. Kalau digabungkan, jumlah pengguna internet di dunia diperkirakan mencapai 32,77% atau setara dengan 1,9 milyar pengguna. Bagaimana dengan indonesia? Indonesia mengalami peningkatan yang lambat pada tahun 2000 sampai 2008 yaitu sekitar 10%, namun pada tahun 2009 sampai 2011, Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan yaitu hampir menyentuh presentasi 20%, bahkan informasi terbaru menyebutkan tahun 2012 sudah mencapai 45 juta pengguna. Dengan data statistik diatas, kita bisa analisis atau memprediksi, berapa banyak presentase jumlah pengguna internet untuk 5 tahun atau 10 tahun mendatang? Dengan kata lain bila dikalkulasikan, peluangnya akan sangat fantastis.

Prospek toko on line tidak hanya bisa dilihat dari statistik jumlah pengguna internet tetapi juga fenomena sosial-budaya masyarakat saat ini. Dengan kecanggihan teknologi, segala aktivitas menjadi lebih mudah dilakukan. Alat-alat modern telah banyak membantu masyarakat dalam berbagai persoalan salah satunya adalah persoalan waktu. Teknologi membuat pekerjaan yang tadinya lama menjadi cepat. hal ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi yang ada. Efeknya adalah sebuah kebiasaan baru misal membeli barang via online, transfer pulsa via online, komunikasi via online dan sebagainya.  Dengan gaya hidup masyarakat yang berangsur-angsur beralih ke dunia maya, hal ini secara tidak langsung memberikan prospek positif bagi orang-orang yang berkecimbung di dunia bisnis online khususnya toko online. Oleh karena itu, dengan perkembangan teknologi dan transisi sosial-budaya masyarakat, maka prospek toko online kedepan sangat terbuka lebar untuk mereka yang ingin mengembangkan usaha.

Bukti nyata bahwa toko online adalah bisnis yang prospektif adalah perusahaan-perusahaan besar yang serius dalam bisnis ini hingga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Kita bisa ambil contoh 3 perusahaan besar yang bergelut di bisnis toko online yaitu Rakuten.co.id yang dinaungi oleh MNC Group, Plasa.com yang dikembangkan TELKOM dan Blibli.com yang diproduksi oleh perusahaan besar di Indonesia. Tentu dengan melihat kejadian tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa toko online bukan bisnis yang biasa, kalau tidak mengapa mereka mau investasi besar-besaran seperti perusahaan-perusahaan diatas. Mereka pasti sudah memperhitungkan potensi dan peluang toko online saat ini dan juga prospek kedepan.

Toko online memiliki kelebihan yang tidak dimiliki toko-toko pada umumnya. Kelebihan pertama ada pada ruang lingkup atau jangkauan toko online. Karena bentuknya online, maka bisa diakses dimana saja, tidak seperti toko fisik yang hanya bisa dijangkau di daerah kita saja.  Lalu kelebihan yang kedua adalah jam buka, toko fisik biasanya hanya buka 8 jam saja tetapi toko online bisa 24 jam. Ketiga adalah praktis, kalau berbelanja ke toko fisik, kita perlu datang ke lokasi tersebut bahkan kadang harus antri tapi kalau toko online bisa memesannya dari rumah dengan cara akses ke website toko online tersebut, melakukan transaksi atau pemesanan dan barang akan dikirim jadi kita tidak perlu beranjak dari tempat kita.